Ust Adi Hidayat: Syetan Itu Bukan Makhluk. Terus Syetan Itu Apa? Simak Selengkapnya

Dalam kajian dulu pernah kami sampaikan hakekat manusia dalam Al Qur’an, Iblis Jin dan Syetan. Ketiganya ada keterkaitan atau korelasi. Iblis asalnya jin, kalangan jin yang menyimpang. Lihat QS 18 :50 (posisi paling kanan di pertengahan). “Ketika kami firmankan kalian semua dari kalangan Malaikat dan Jin sujudlah kepada Adam ”. Semuanya sujud kecuali Iblis. Siapa Iblis itu? Kata Allah, dia dari kalangan Jin, tapi bukan Jin biasa, dia Jin yang menyimpang.

Penyimpangan dari tuntutan agama disebut fasq, orangnya disebut fasiq. Pernah dengar kata fasiq? Fasiq itu yang keluar dari ketentuan agama. Maka Jin yang menyimpang ini disebut dengan Iblis. Kenapa dia menyimpang? Karena ada perasaan sombong dalam dirinya (QS 7:12). Iblis merasa lebih hebat diciptakan dari Api sedangkan Adam dari tanah.

Saat tadi sifat sombongnya muncul, itu adalah sifat buruk. Saat sifat buruk melapisi kebaikan dalam bahasa arab disebut dengan “balasa”. Iblis disebut dengan Iblis karena pada saat disuruh taat dia tertutup dengan sifat-sifat kebaikan. Maka demikian makhluk ini disebut dengan sebutan Iblis.

Kemudian Allah menyuruh Iblis keluar dari surga. Pada saat keluar, Adam dan Hawa dimintakan tinggal di surga (QS 2: 35), disitu Iblis minta izin untuk menggoda. Saat menggoda itu lah namanya berubah menjadi syetan (QS 2:36) posisi paling kiri dipertengahan, “ketika dia menggoda adam maka disebut dengan syetan”. Jadi syetan itu sifatnya bukan makhluknya. Dari kata syaithona (yang menjauhkan).

 

Sesuatu yang menjauhkan kebaikan kepada Allah, itu namanya syathona sifatnya syaithon. Jadi sifat ini bisa melekat kepada yang tak nampak seperti jin dan iblis juga bisa melekat kepada manusia. Maka dari itu dari hal yang sama ketika manusia menjauhkan oranglain dari ketaatan kepada Allah saat bersamaan dia sedang disifati dengan sifat syetan. Karena itu ketika anda memohon kepada Allah agar dilindungi dari sifat syetan (QS An-Nas).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*