WAJIB TAHU! Ternyata Sedekah Tidak Harus Ikhlas, Muslim Wajib Baca!

Apa itu sedekah?

Mungkin semua umat muslim tak asing lagi mendengar kata sedekah!!! Yuph sedekah adalah pemberian seorang muslim kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu.

Sedekah – > sodaqoh- > sidiq-> benar -> right-> kanan

Sedekah itu berasal dari bahasa arab “sodaqoh”, dan asal kata “sodaqoh” berasal dari “sidiq”, “sidiq” sendiri memiliki makna “benar”, “benar” dalam bahasa inggris “right”, “right” juga memiliki makna “kanan”. Membingungkan bukan??? Hehehe intermezzo hanya mengajak anda berfikir saja.

Tetapi jika difikir-fikir ada benarnya juga, gunakan otak kanan untuk sedekah. Kalau mau sedekah jangan banyak mikir, analisis pemikiran ini dan itu yang ujung-ujungnya malah gak jadi sedekah.

Sedikit tentang otak kiri : “kiri -> “left” -> “ketingalan “ yang kiri emang selalu ketinggalan karena kebanyakan mikir dan menimbang ini dan itu. So kalo sedekah gunakan otak kanan yah!!!

Katanya sedekah harus ikhlas, apa iya???

Pada hakikatnya semua ibadah harus ikhlas, iya memang benar. Tapi apakah tidak membutuhkan proses? Sobat, sedekah tidak harus ikhlas kok!!! Ikhlas itu butuh proses, yang penting banyak dan sering dulu lah. Pengertian banyak itu persentase 10-100% pendapatan. Ikhlas itu perlu dilatih, seperti halnya khusyuk, sholat itu harus khusyuk, kalo gak khusyuk apa gak sah? Yah tetep sah. Khusyuk dalam sholat perlu dilatih dengan sering mengulang dan mengulang sholat. Sama seperti kita sewaktu kecil dipaksa orang tua untuk berpuasa. Tidak ikhlas awalnya tetapi setelah dilakukan terus menerus sehingga terbiasa lama-lama jadi ikhlas juga kan menjalankan kewajiban bukan karena paksaan lagi. Sedekah banyak-banyak dan sering-sering dulu ntar ikhlasnya bakal nyusul kok, pastilah.

Sering dengerkan kalimat “terpaksa-bisa-terbiasa”, awalnya kepaksa dulu sedekah kemudian bisa dan selanjutnya terbiasa, kalo udah terbiasa yakin kok ikhlasnya udah nempel. Sedekah yang penting banyak dulu walaupun belum ikhlas tapi itu bermanfaat besar bagi orang lain. Karena Rosulullah pun bersabda “sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”. So tidak ada yang sia-sia semua tergantung di niat.

Apakah boleh sedekah karena mengharapkan sesuatu?

Tentu saja, sangat-sangat diperbolehkan sedekah karena mengharapkan sesuatu, asalakan berharapnya hanya kepada Allah SWT. Bukan yang lainnya, dan itu merupakan salah satu tanda keimanan seseorang.

Ust.Yusuf Mansyur mengatakan, sedekah tanpa berharap, mendapakan satu pahala yaitu pahala sedekah. Sedangkan sedekah dengan berharap, mendapatkan dua pahala yaitu pahala sedekah dan pahala berharap tersebut. Ternyata berharappun bisa mendapatkan pahala, masyaallah. Sekali dayung dua pulau terlampaui, pribahasa itu mungkin pas bila dimasukan.

Sedekah secara terang-terangan?

Tangan kanan memberi, tangan kiri tak perlu mengetahui. Mungkin kalimat itu sering kali dijumpai, artinya sedekah tak perlu dipublikasikan secara luas karena itu bisa menimbulkan riya’ tapi sedekah secara terang-terang juga tidak masalah.

Para sahabat terdahulu pernah mencontohkan melakukan sedekah secara terang-terangan, tujuannya untuk memberikan contoh kepada yang lain agar ikut bersedekah.

“jika kamu menampakan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu, dan allah akan menghapus dari kamu sebagian kesalah-kesalahnmu, dan allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS Al-Baqarah 271)

No problem guys, sedekah terang-terangan oke, diam-diam juga oke. Yang gak boleh itu diam-diam gak sedekah apalagi terang-terangan gak sedekah. Hehehe

Apakah sedekah membuat kita menjadi miskin?

Yah tentu saja tidak, sedekah yakin 100% pasti dibalas oleh Allah Ta’ala minimal 10x lipat, bahkan 100x lipat.

“siapakah yang mau memberikan pinjaman kepada allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya dijalan Allah), maka Allh akan gandakan pembayaran kepadanya deng lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyepitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepadanya-lah kamu dikembalikan. (QS. Al-Baqarah 245).

Jangan takut miskin karena bersedekah, sedekah tak akan mengurangi rezeki kita malah sebaliknya ia pintu rezeki ang sebenarnya, harta hanyalah titipannya tak ada yang abadi kecuali iman dan ketaqwaan.(Wikipedia)

So, tunggu apalagi. Berlomba-lombalah dalam kebaikan.

Kalau bukan sekarang, kapan lagi??? (neny)

sumber: jadzab.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*